Minggu, 08 November 2015

Zuhud



Zuhud

Zuhud secara bahasa artinya meninggalkan sesuatu dan tidak menyukainya. sedangkan secara istilah adalah menghindari, meninggalkan, dan menjauhi keduniaan karena iman dan lebih mengharapkan dan mencintai kehidupan akhirat. Sedangkan orang yang memiliki sikap zuhud dinamakan zahid.

Sikap zuhud ini timbul sebagai cerminan dari iman yang sangat kuat untuk berlatih membersihkan diri supaya tidak terjebak pada urusan urusan dunia yang sifatnya membelenggu. Dia lebih mementingkan dan lebih menyukai pada kehidupan akhirat, dengan suatu keyakinan bahwa kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal sifatnya.

Sikap zuhud ini dilakukan seseorang, bukan karena dia tidak mampu meraih keduniaan itu, akan tetapi ia sengaja menghindarinya, supaya hidupnya terbebasdari belenggu kehidupan duniawi, meskipun ia sangat mampu meraihnya. Contoh orang yang memiliki harta benda yang melimpah, mestinya dia dapat berfoya foya dengan hartanya itu, tetapi dia tidak melakukanya bahkan kehidupan sangat sederhana. Hal demikian dilakukan atas dasar iman dengan mengharapkan kelak dapat menikmati kehidupan di akhirat yang lebih baik.

Apa Ciri ciri orang yang bersifat zuhud ? Seseorang yang bersifat zuhud memiliki ciri ciri antara lain sebagai berikut.

1. Hidup sederhana
2. Tidak menumpuk numpuk harta.
3. Khusyuk dalam beribadah
4. tidak melakukan hidup berfoya foya dan bermegah megah.
5. Sangat berhati hati dalam memperoleh atau mencari nafkah.
6. Menjauhi sesuatu yang dianggap syubhat apalagi haram.
7. Senantiasa mengedepankan kepentingan akhirat

Bersikap zuhud bukan berarti meninggalkan dunia, tetapi menjadikan dunia ini sekedar sarana untuk meuju akhirat. Orang yang menjadikan dunia sebagai tujuan akhirnya, maka hidupnya akan sengsara di dunia dan di akhirat.

Apa hikmah dari sikap zuhud ? berbagai hikmah sikap zuhud antara lain :
1. Menjadikan hidup bersih, jauh dari hal hal yang bersifat haram.
2. menghindarkan seseorang dari perbudakan dunia.
3. Menghindarkan seseorang dari sifat rakus, ambisius dan tamak.
4. menjadikan hidup sabar dan tabah dalam menghadapi berbagai cobaan.
5. Menjadikan pengendali dunia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar