Jumat, 06 November 2015

Resensi Novel SKUT (Surat Kecil Untuk Tuhan)




Resensi Novel SKUT (Surat Kecil Untuk Tuhan)
 


1.IDENTITAS BUKU
Judul Buku/Novel : Surat Kecil Untuk Tuhan
Penerjemah          :  -
Penerbit                                : Inandra Published
Tahun Terbit         : 2008
Cetakan                  : Jakarta, September 2011
Edisi                        : Ke-8
Tebal Buku            : Vii+232
Pengarang             : Agnes Davonar

2. KEPENGARANGAN
Latar Belakang Pengarang

Agnes Davonar adalah sebuah fenomenal di dunia sastra indonesia. Ia memulai kariernya sebagai penulis amatir disebuah blog. Kemudian dengan cepat berkembang menjadi penulis yang mau belajar hingga melahirkan lima novel online dan 42 certa pendek yang begitu melekat bagi semua pembaca situs blog pribadinya

Agnes lahir di Jakarta 8 oktober, sedangkan Davonar lahir di Jakarta, 7 agustus. Mereka adalah dua saudara yang besar dalam lingkungan seni. Ayahnya adalah seorang penulis kaligrafi Cina dan Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang tanguh.

Agnes bekerja sebagai karyawan swasta dan Davonar berkuliah di Universitas Sastra Jepang Bina Nusantara. Keduanya memiliki hobbi yang sama yakni menyukai olahraga. Kelihayannya menulis telah menghantarkan keduanya sebagai penulis muda berbakat dalam jajaran sastra Indonesia. Agnes Davonar menyebut sebagai novelis dan cerpenis online. Karna ketulusan dan kedisiplinan dalam berkarya sebuah situs peringkat blog Topseratus.com.

Diparuh kedua bukunya berjudul kisah surat kecil untuk Tuhan adalah sebuah kisah nyata yang penuh ispiratif, diangkat dari perjalanan panjang gadis cilik bernama Gitta sesa wanda cantika. Kisah ini mengajarkan tentang kehidupan diujung pengaharapan dimana Gitta yang divonis kanker ganas berjuang untuk hidup.



3. SINOPSIS
SURAT KECIL UNTUK TUHAN

Tuhan. . .
Andai aku bisa kembali
Aku tak ingin ada tangisan didunia ini

Tuhan. . .
Andai aku bisa kembali
Aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku terjadi pada orang lain

Tuhan. . .
Bolehkah aku menulis surat kecil untuk-Mu

Tuhan. . .
Bolehkah aku memohon satu hal kecil untuk-Mu

Tuhan. . .
Biarkanlah aku dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya

Tuhan. . .
Izinkanlah rambutku kembali tumbuh agar aku bisa menjadi wanita seutuhnya

Tuhan. . .
Bolehkah aku tersenyum lebih lama lagi
Agar aklu bisa memberikan kebahagian kepada ayah dan sahabat sahabatku

Tuhan. . .
Berikanlah aku kekuatan untuk menjadi dewasa
Agar aku bisa memberikan arti hidup kepada siapapun yang mengenalku

Tuhan. . .
Surat kecil ini
Adalah surat terakhir dalam hidupku

Andai aku bisa kembali. . .
Le dunia yang kau berika kepada ku

Itulah untaian kata yang tertera dalam surat kecilnya kepada Tuhan. Agnes Davonar, yang lebih dikenal sebagai cerpenis online mendapat kesempatan unutk menuangkan kisah nyata gadis kecil ini dalam sebentuk karya sastra.

Novel ini menceritakan tentang perjuangan gadis remaja dalam melawan kanker ganas, Ravdomoiosarkoma (kanker jaringan lunak). Dialah Gitta Sesa Wanda Cantika, kita mengenalnya sebagai mantan artis cilik era 1998. Gadis kecil inilah tokoh utama dalam novel Surat Kecil Untuk Tuhan yang divonis menderita kanker ganas dan diprediksi hidupnya hanya 5 hari lagi. Kanker jaringan lunak itu menggrogoti bagioan wajahnya sehingga terlihat buruk menjadi seperti monster. Wlau dalam keadaan sulit. Keke terus berjuang untuk tetap hidup dan tetap bersekolah layaknya gadis normal lainnya.

Orang tuanya berat mengambil keputusan, bagaimanapun juga sebagai orang tuanya, mereka pun tidak tega melihat separuh wajah putrinya harus hilang karena operasi. Maka, ayah beserta keluarga merahasiakan kanker itu pada Keke.

Namun akhirnya Keke tau bahwa ia terserang kanker ganas, ia pasrah dan tidak marah pada siapapun yang merahasiakan penyakit maut itu padanya. Ia memberikan senyuman kepada siapapun dan menunjukkan perjuangannya bahwa dengan kanker di wajahnya ia masih mampu berprestasi dan hidup normal dibangku sekolah. Tuhan menunjukkan kebesaran hati dengan memberikan nafas panjang padanya untuk lepas dari kanker itu sesaat.

Sang Ayah, Joddy Tri Aprianto tidak menyerah. Ia terus berjuang agar sang putrid kesayangannya itu dapat terlepas dari vonis kematiannya. Perjuangan sang ayah dalam menyelamatkan putrinya tersebut sangat mengharukan. Ayahnya berusaha untuk mencari pengobatan alternative dan berkeliling ke seluruh Indonesia, tapi hasilnya nihil. Mau tak mau ayahnya kembali ke ilmu medis dan menurut dokter, ada satu cara lain yang bisa membunuh kanker itu, kemotrapi.

Perjuangan Keke melawan kanker membuahkan hasil. Dengan segala upaya orang tuanya, Gitta mendapatkan kesempatan untuk sembuh setelah bertahan selama 6 bulan melalui kemotrapi umtuk membunuh sel sel kanker yang menggerogoti tubuhnya. Sekali kemotrapi, mampu meontokkan semua rambut yang ada di tubuhnya, dan tubuh kecil Gotta harus menjalaninya hingga 25 kali untuk bisa sembuh.

Kebesaran Tuhan membuatnya dapat bersama dengan keluarga serta sahabat yang ia cintai lebih lama. Kasus kanker ganas yang diidap oleh Gitta menjadi kasus pertama yang terjadi di Indonesia dan menjadi sebuah perdebatan dikalangan kedokteran karenakanker tersebut biasa hanya terjadi pada orang tua. Keberhasilan Dokter Indonesia menyembuhkan kasus kanker tersebut menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus membuat semua Dokter di Dunia bertanya tanya.

Namun kanker itu kembali setelah sebuah pesta kebahagiaan sesaat, Keke sadar nafasnya di dunia ini semakin sempit. Ia tidak marah kepada Tuhan, ia bersyukur mendapatkan sebuah kesempatan untuk bernafas lebih lama dari vonis 2 hari hingga bertahan 3 tahun lamanya.

Kanker itu datang lagi, namun kali ini dengan lokasi berbeda, dipelipis mata sebelah kanan. Kali ini, ayahnya mencoba cara yang pertama, berharap bisa membunuh kanker nakal itu. Kemotrapi pun dilakukan lagi, seluruh rambut Keke rontok tak bersisa. Tapi sepertinya kanker itu mulai kebal dengan bahan kimia. Kanker itu tetap duduk manis di pelipis kanak Keke.

Akhirnya ayahnya mencoba pengobatan ke Singapura, disana dokterpun menyarankan untuk operasi. Karen desperado, merekapun kembali ke Indonesia dengan kondisi Keke yang semakin parah, kanker itu mulai menyebar ke seluruh tubuh, paru paru, jantuh dan organ organ lain.

Waktupun berlalu dan kondisi Keke tak juga membaik hingga akhirnya dia harus rawat inap lagi di RSCM dan mengalami koma selama tiga hari. Dalam massa opname itu ada berita yang begitu membanggakan baik untuk Keke dan keluarganya bahwa Allah memang memberikan cobaan sesuai kemampuan hambaNya. Keke membuktikan semua itu. “keke menjadi juara tiga dikelasnya dalam ujian akhir sekolah”

Lalu dokter menyerah terhadap kankernya, dibafasnya terakhir ia menuliskan sebuah surat kecil kepada Tuhan. Nafasnya telah berakhir 25 desember 2006 tepat setelah ia menjalankan iabadah puasa dan idul fitri terakhir bersama keluarga dan sahabat sahabatnay, namun kisahnya abadi.

4. KELEBIHAN, KEKURANGAN DAN KELEMAHAN
               
                • Kelebihan buku :
a.        Kelebihan dari novel ini adalah dapat membuat pembaca terhanyut dalam kisah yang diceritakan dalam novel ini.
b.       Kelebihan lainnya adalah kisah kehidupan nyata dan sangat menyentuh.
c.        Novel ini juga melampirkan beberapa foto perjuangan Keke dalam melawan kanker ganas hingga foto sahabat sahabat Keke di pemakaman saat Keke menghadap Sang Pencipta.
d.       Mengajarkan kita agar ikhlas dan tabah menerima cobaan dari Allah dan yakin setiap cobaan pasti ada jalan keluarnya.

•kekurangan buku:
Novel ini hampir tidak mempunyai kekurangan, namun setiap karya manusia pasti memiliki kekurangan. Kekurangan novel ini adalah masih ada penulisan yang salah dan juga ada penulisan yang kurang menarik dan sulit dimengerti .

                •kelemahan
Kelemahan yang dimiliki novel ini, di antaranya kata kata penulis yang kadang membuat pembaca berimajinasi lain dalam menafsirkan kata kata kiasan penulis.

5. KRITIK DAN SARAN
Kisah yang mengajarkan kita tentang arti kehidupan yang sebenarnya, 2 pribadi yang amat sangat berbeda, salut banget sama ceritanya, tapi sayang penulisannya masih ada yang kurang menarik. Pokonya yang belum baca novel ini harus baca karena sangat bagus dan mengarukan. Mungkin itu saja yang dapat saya katakan. Jangan lupa baca novelnya. :)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar