Sinopsis novel :
“ Surat Kecil untuk
Tuhan”
Karya : Agnes Davonar
Buku ini
mengisahkan ulang cerita pilu seorang gadis bernama Keke atau Gita Sesa Wanda
Cantika. Ia terkena penyakit yang terbilang langka bernama Rabdosmiosarkoma
atau yang dalam bahasa awam dikenal dengan nama kanker jaringan lunak. Keke
sendiri merupakan pasien pertama di Indonesia yang terdeteksi terkena penyakit
tersebut. Hal ini yang menjadikan kisahnya sangat menggugah. Keke divonis
terjangkiti penyakit tersebut di usia 13 tahun dan hanya dalam jangka waktu 5
hari saja! Kanker jaringan lunak tersebut perlahan merubah wajah belia keke. Ia
menjadi seseorang yang tak dikenali lagi sebab wajahnya menjadi sesuatu yang
tak elok dipandang mata. Bagi anak-anak, mungkin wajah keke tersebut akan
dipanggilnya rupa monster.
Sang penulis mengemas perjuangan keke melawan penyakit kanker tersebut dengan baik. Meskipun pada beberapa bagian ia terlalu memaksakan pesan moral masuk pada dialog beberapa tokoh sehingga mengacaukan setting.
Sang penulis mengemas perjuangan keke melawan penyakit kanker tersebut dengan baik. Meskipun pada beberapa bagian ia terlalu memaksakan pesan moral masuk pada dialog beberapa tokoh sehingga mengacaukan setting.
Namun, toh,
buku ini tetap memberi spirit utamanya bagi generasi muda bahwa seberapapun
cobaannya, kita harus berani berdiri dan menghadapinya.
Perjuangan keke sempat berbuah manis, sebab tim dokter berhasil menyembuhkan penyakitnya. Hal ini menjadi sebuah prestasi tersendiri bagi dunia kedokteran di Indonesia pada saat itu dan menjadi buah bibir di Negara lain. Banyak yang bertanya bagaimana bisa penyakit ganas tersebut ditaklukkan. Polemik tersebut akhirnya mendapat jawaban, sebab keke hanya “sembuh sementara”. Beberapa saat setelah ia menjalani pengobatan, kanker ganas itu bertamu kembali dan sekali lagi menyerang tubuh dan semangatnya.
Perjuangan keke sempat berbuah manis, sebab tim dokter berhasil menyembuhkan penyakitnya. Hal ini menjadi sebuah prestasi tersendiri bagi dunia kedokteran di Indonesia pada saat itu dan menjadi buah bibir di Negara lain. Banyak yang bertanya bagaimana bisa penyakit ganas tersebut ditaklukkan. Polemik tersebut akhirnya mendapat jawaban, sebab keke hanya “sembuh sementara”. Beberapa saat setelah ia menjalani pengobatan, kanker ganas itu bertamu kembali dan sekali lagi menyerang tubuh dan semangatnya.
Keke pun menyadari, waktunya hidup tak bisa
diulur lagi dengan obat dan lain-lainnya. Benar saja, ia meninggal pada tanggal
26 Desember di tahun 2006.Sebelum meninggal, ia sempat menuliskan surat. Surat
ini kemudian yang mengilhami pemilihan judul “Surat Kecil Untuk Tuhan”. Berikut
petikan surat keke tersebut:
Andaikan,…..
semua dapat terulang kembali,
Tetapi pernahkah anda berfikiran tentang itu?
Pernahkah anda mengira-ngira apa yang akan terjadi
Jika semuanya dapat terulang kembali?
Dalam novelnya ini, Agnes Davonar menekankan makna sebuah waktu dalam kehidupan di dunia ini.
Kisah nyata gadis berusia 13 tahun bertahan hidup dari kanker ganas paling mematikan di dunia.
Tuhan …………..
Andai aku bisa kembali
Aku tak ingin ada tangisan di dunia ini
Tuhan …………
Andai aku bisa kembali
Aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku
Terjadi pada orang lain
Tuhan ……………
Bolehkah aku menulis Surat Kecil Untuk-Mu?
Tuhan …………….
Bolehkah aku memohon satu hal kecil pada-Mu?
Tuhan ………………
Biakanlah aku bisa dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya
Tetapi pernahkah anda berfikiran tentang itu?
Pernahkah anda mengira-ngira apa yang akan terjadi
Jika semuanya dapat terulang kembali?
Dalam novelnya ini, Agnes Davonar menekankan makna sebuah waktu dalam kehidupan di dunia ini.
Kisah nyata gadis berusia 13 tahun bertahan hidup dari kanker ganas paling mematikan di dunia.
Tuhan …………..
Andai aku bisa kembali
Aku tak ingin ada tangisan di dunia ini
Tuhan …………
Andai aku bisa kembali
Aku berharap tidak ada lagi hal yang sama terjadi padaku
Terjadi pada orang lain
Tuhan ……………
Bolehkah aku menulis Surat Kecil Untuk-Mu?
Tuhan …………….
Bolehkah aku memohon satu hal kecil pada-Mu?
Tuhan ………………
Biakanlah aku bisa dapat melihat dengan mataku
Untuk memandang langit dan bulan setiap harinya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar